SISEHAT ?
Sistem Informasi Skrining Kesehatan Berbasis Kecerdasan Buatan dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas layanan skrining kesehatan preventif bagi masyarakat. Sistem ini mencakup pengelolaan data pemeriksaan kesehatan (indeks massa tubuh, tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat), klasifikasi hasil pemeriksaan ke dalam kategori skrining berdasarkan pedoman klinis, serta penghasilan rekomendasi kebugaran dan gizi secara otomatis melalui integrasi Large Language Model (LLM) dengan mekanisme rekayasa prompt, guardrail keamanan respons, dan caching berbasis prompt hashing SHA-256.
Skrining Kesehatan
Sistem mengelola data pemeriksaan kesehatan secara terintegrasi dan berkelanjutan, meliputi Indeks Massa Tubuh (IMT), kondisi fisik, gula darah, tekanan darah, kolesterol, dan asam urat. Setiap hasil pemeriksaan otomatis diklasifikasikan ke dalam kategori skrining berdasarkan pedoman klinis yang berlaku, sehingga status kesehatan dapat dipantau secara berkala, tren perubahannya terlihat jelas, dan risiko penyakit tidak menular dapat terdeteksi lebih dini. Fitur riwayat pemeriksaan memudahkan pengguna serta tenaga kesehatan dalam membandingkan hasil dari waktu ke waktu, sehingga tindak lanjut penanganan dapat dilakukan secara lebih tepat dan terarah.
Manfaat Aplikasi
Dengan adanya sistem ini, hasil skrining kesehatan tidak hanya tersaji sebagai data pemeriksaan, tetapi juga disertai edukasi kesehatan yang konsisten dan mudah dipahami oleh masyarakat. Sistem mendukung upaya pencegahan penyakit tidak menular, membantu tenaga kesehatan dalam memantau perkembangan kesehatan secara efisien, andal, dan terstruktur, serta mempercepat akses layanan skrining kesehatan berbasis digital. Rekomendasi kebugaran dan gizi yang dihasilkan secara otomatis dari hasil pemeriksaan turut membantu pengguna menerapkan pola hidup sehat secara mandiri dan berkelanjutan.
Jenis Pemeriksaan
Enam parameter skrining kesehatan yang dikelola oleh SISEHAT
Indeks Massa Tubuh (IMT)
Menghitung rasio berat badan terhadap tinggi badan untuk menentukan status gizi (underweight, normal, overweight, atau obesitas) berdasarkan standar WHO.
Tekanan Darah
Mengukur tekanan sistolik dan diastolik untuk mendeteksi risiko hipertensi atau hipotensi yang berkaitan dengan penyakit kardiovaskular.
Gula Darah
Memantau kadar glukosa darah untuk skrining risiko diabetes melitus dan gangguan metabolisme gula lainnya berdasarkan pedoman klinis.
Kolesterol
Mengukur kadar kolesterol total dalam darah sebagai indikator risiko penyakit jantung dan pembuluh darah berdasarkan ambang batas klinis yang berlaku.
Asam Urat
Memantau kadar asam urat dalam darah untuk deteksi dini hiperurisemia dan risiko gout yang dapat memengaruhi kualitas hidup.